Peningkatan Literasi Kesehatan melalui Edukasi dan Skrining Hepatitis di Way Halim Bandar Lampung
DOI:
https://doi.org/10.58467/jpmkp.v1i1.300Kata Kunci:
edukasi kesehatan; hepatitis; literasi kesehatan; pengabdian kepada masyarakat; skrining hepatitis.Abstrak
Hepatitis virus masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh rendahnya literasi kesehatan, keterbatasan akses terhadap layanan skrining, serta kurangnya kesadaran masyarakat mengenai upaya pencegahan dan deteksi dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai hepatitis melalui edukasi kesehatan dan skrining hepatitis berbasis komunitas di Kelurahan Way Halim, Kota Bandar Lampung. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan promotif dan preventif yang meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta skrining hepatitis menggunakan pemeriksaan Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg) dan Anti-Hepatitis C Virus (Anti-HCV) dengan metode Rapid Diagnostic Test (RDT). Efektivitas edukasi dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test, sedangkan hasil skrining dianalisis secara deskriptif. Sebanyak 32 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 56 sebelum edukasi menjadi 82 setelah edukasi, atau meningkat sebesar 26 poin. Seluruh peserta memperoleh hasil non-reaktif pada pemeriksaan HBsAg maupun Anti-HCV. Selain meningkatkan pengetahuan masyarakat, kegiatan ini menghasilkan media edukasi berupa leaflet yang diserahkan kepada mitra sebagai sarana promosi kesehatan berkelanjutan. Program "Hepatitis Aware!" menunjukkan bahwa integrasi edukasi kesehatan dengan skrining hepatitis berbasis komunitas efektif meningkatkan literasi kesehatan, memperkuat upaya promotif dan preventif, serta berpotensi direplikasi pada komunitas lain sebagai bagian dari pengendalian hepatitis di masyarakat.Referensi
Kim, J., Kim, H., Lee, S., et al. (2024). Effectiveness and implementation of decentralized, community- and primary care-based strategies in promoting hepatitis B testing uptake: A systematic review and meta-analysis. eClinicalMedicine, 75, 102818. https://doi.org/10.1016/j.eclinm.2024.102818
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Kementerian Kesehatan RI.
Li, Y., Zhang, X., Tucker, J. D., et al. (2025). Community engagement and chronic viral hepatitis public health interventions: A systematic review, meta-analysis, and complementary crowdsourcing open call. eClinicalMedicine, 83, 103234. https://doi.org/10.1016/j.eclinm.2025.103234
Singh, A., McCaffery, K. J., Muscat, D. M., et al. (2024). Interventions to promote health literacy among working-age populations experiencing socioeconomic disadvantage: A systematic review. Frontiers in Public Health, 12, 1332720. https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1332720
World Health Organization. (2024). Global hepatitis report 2024: Action for access in low- and middle-income countries. World Health Organization.
World Health Organization. (2024). Global health sector strategies on HIV, viral hepatitis and sexually transmitted infections, 2022–2030. World Health Organization.
Centers for Disease Control and Prevention. (2024). Hepatitis B. https://www.cdc.gov/hepatitis/hbv/
Centers for Disease Control and Prevention. (2024). Hepatitis C. https://www.cdc.gov/hepatitis/hcv/
Terrault, N. A., Lok, A. S. F., McMahon, B. J., et al. (2023). Update on prevention, diagnosis, and treatment of chronic hepatitis B: AASLD guidance. Hepatology, 77(4), 1336–1370. https://doi.org/10.1002/hep.32774
World Hepatitis Alliance. (2023). Community engagement for viral hepatitis elimination. https://www.worldhepatitisalliance.org











khj.ac.id
(021) 27801509
politeknikkaryahusada