https://journal.khj.ac.id/index.php/ijons/issue/feed Indonesian Journal of Nursing Scientific 2025-12-31T00:00:00+07:00 Journal POKADA ijonspokada@gmail.com Open Journal Systems <p>Indonesian Journal of Nursing Scientific (IJoNS) telah diterbitkan sejak September 2021 oleh Politeknik Karya Husada. Jurnal ini memiliki ISSN 2828-1357 (daring) dan ISSN 2964-0059 (cetak). Artikel-artikel IJoNS diterbitkan dua kali setahun, pada bulan <strong>Juli dan Desember</strong>. Jurnal ini menerbitkan artikel ilmiah yang berasal dari penelitian di bidang keperawatan serta multidisiplin ilmu kesehatan.</p> https://journal.khj.ac.id/index.php/ijons/article/view/245 HUBUNGAN POLA ASUH PEMENUHAN NUTRISI DENGAN STATUS GIZI BALITA 2025-12-22T11:17:57+07:00 Resi Putri Naulia resipn15@gmail.com Farhan Nafis Sajidalloh resipn15@gmail.com <p>Pola asuh orang tua merupakan faktor yang sangat berpengaruh dalam perkembangan anak, terutama dalam aspek tumbuh kembang gizi anak usia dini. Pola asuh pemenuhan nutrisi yang kurang efektif menyebabkan kurang gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh pemenuhan nutrisi dengan status gizi balita. Desain cross sectional digunakan pada 80 Ibu yang memiliki anak usia 0-59 bulan. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner, status gizi balita diukur dengan indikator berat bada/tinggi badan. Analisis data menggunakan chi-square. Hasil peneliian menunjukkan bahwa terdapat&nbsp; hubungan antara pola asuh pemenuhan nutrisi dengan status gizi balita (p &lt; 0,026). Dari penelitian tersebut, orang tua diharapkan untuk menerapkan pola asuh nutrisi yang tepat pada anak agar perkembangan anak berjalan dengan normal sesuai dengan usianya</p> 2026-01-08T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Resi Putri Naulia, Farhan Nafis Sajidalloh https://journal.khj.ac.id/index.php/ijons/article/view/243 PENATALAKSANAAN NYERI AKUT PADA PASIEN HERNIA DENGAN INTERVENSI RELAKSASI NAPAS DALAM 2025-12-22T11:39:47+07:00 Windarti windawindarti33@gmail.com julfilkar Adnan Irnu julfilkaradnan17@khj.ac.id <p><strong>Latar Belakang: </strong>Hernia adalah kondisi medis ketika sebagian organ dalam tubuh, terutama usus, menonjol melalui bagian dinding perut yang lemah. Penanganan utama adalah tindakan pembedahan, namun pascaoperasi sering disertai nyeri akut yang dapat menghambat pemulihan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang aman dan mudah dilakukan adalah terapi relaksasi napas dalam. <strong>Tujuan: </strong>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tatalaksana pasien 1 dan pasien 2 hernia dengan masalah prioritas nyeri akut dan mengevaluasi efektivitas terapi relaksasi napas dalam dalam menurunkan intensitas nyeri. <strong>Metode: </strong>Penelitian ini menggunakan desain studi kasus eksplanatori dengan mengimplementasikan <em>Evidence Based Practice </em>(EBP). Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak dua pasien dengan diagnosa medis yang sama yaitu hernia inguinalis. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik yang digunakan antara lain wawancara, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. <strong>Hasil: </strong>Dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa setelah dilakukan terapi relaksasi napas dalam secara rutin selama 3 hari, pada pasien 1 dengan diagnosa utama nyeri akut teratasi dengan penurunan skala nyeri dari 5 (sedang) menjadi 3 (ringan). Sedangkan pada pasien 2, penurunan skala nyeri dari 4 (sedang) menjadi 3 (ringan). Diagnosa ansietas, gangguan pola tidur, dan masalah risiko infeksi juga teratasi. Selain mengurangi nyeri, teknik ini juga membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kenyamanan pasien. <strong>Kesimpulan: </strong>Terapi relaksasi napas dalam merupakan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang efektif dan aman untuk mengurangi nyeri akut pada pasien hernia. Teknik ini disarankan untuk diterapkan sebagai pelengkap dalam manajemen nyeri keperawatan di rumah sakit.</p> 2026-01-08T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Windarti, julfilkar Adnan Irnu https://journal.khj.ac.id/index.php/ijons/article/view/241 HUBUNGAN SENAM IRAMA DAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK KARTINI KABUPATEN GORONTALO 2025-12-22T11:30:18+07:00 Akifa Syahrir akifa@poltekkesgorontalo.ac.id Suwarly Mobiliu suwarlymobiliu@poltekkesgorontalo.ac.id Rista Apriana ristaapriana@poltekkesgorontalo.ac.id Kartin Buheli kartin@poltekkesgorontalo.ac.id Nur Azizah Lanjahi nurazizahlanjahi@gmail.com Senam irama merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang menyenangkan dan efektif untuk menstimulasi perkembangan motorik kasar anak usia prasekolah. Motorik kasar yang berkembang dengan baik sangat penting bagi anak dalam mendukung aktivitas fisik, koordinasi gerak, dan kesiapan mengikuti pembelajaran selanjutnya. Hasil studi pendahuluan di TK Kartini Kabupaten Gorontalo menunjukkan masih terdapat anak yang mengalami kesulitan dalam melakukan gerakan dasar seperti melompat, menjaga keseimbangan, dan mengikuti gerakan senam dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan anak dalam senam irama dengan kemampuan motorik kasar anak usia prasekolah di TK Kartini Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dan analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia prasekolah di TK Kartini Kabupaten Gorontalo dengan teknik total sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 67 anak. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi terstruktur dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara senam irama dan kemampuan motorik kasar anak (p-value = 0,000; r = 0,672). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi keterlibatan anak dalam senam irama, semakin baik kemampuan motorik kasarnya. Diharapkan kegiatan senam irama dapat diterapkan secara rutin dan terstruktur sebagai bagian dari program pembelajaran di pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan motorik kasar anak secara optimal. 2026-01-08T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Akifa Syahrir, Suwarly Mobiliu, Rista Apriana, Kartin Buheli, Nur Azizah Lanjahi https://journal.khj.ac.id/index.php/ijons/article/view/236 PERAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN PADA REMAJA DENGAN OBESITAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANCORAN JAKARTA SELATAN 2025-12-22T11:22:19+07:00 Siti Nur Alizah snuralizah27@gmail.com Haslindar Hatta haslindarhatta18@khj.ac.id julfilkar Adnan Irnu julfilkaradnan17@khj.ac.id Abstrak Judul Artikel. Obesitas merupakan adanya pengumpulan lemak yang berlebihan atau abnormal yang dapat menyebabkan kesehatan tidak optimal, ketika indeks massa tubuh (IMT) melebihi dari 30 maka sudah termasuk kondisi obesitas.Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui gambaran peran keluarga dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pada usia remaja dengan obesitas. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus eksplanatori dengan mengimplementasikan Evidence Based Practice (EBP). Hasil dan Pembahasan: Setelah diberikan asuhan keperawatan selama dua minggu dalam tiga kali pertemuan, diperoleh hasil bahwa peran keluarga Ny. M dan Ny. Y sudah optimal dalam perubahan aktivitas fisik dan pola makan. Kesimpulan: Keluarga telah menjalankan perannya dengan baik, An. R dan An. K. F rutin melakukan aktivitas fisik sesuai jadwal yang telah ditetapkan, serta menjaga pola makan dengan teratur. Kata Kunci: Peran Keluarga, Kesadaran kesehatan, Obesitas, Remaja 2026-01-08T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Siti Nur Alizah, Haslindar Hatta, julfilkar Adnan Irnu https://journal.khj.ac.id/index.php/ijons/article/view/217 MANAJEMEN PERAWATAN LUKA PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT WILAYAH JAKARTA TIMUR 2025-12-22T11:32:08+07:00 Gusrina Komara Putri rina.komara@gmail.com Indah Apprillianti Waluyo rina.komara@gmail.com Tsania Ayu Zaharany rina.komara@gmail.com Latar belakang: DM Tipe II merupakan penyakit kronis karena adanya gangguan pada metabolisme yang menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah. Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi dari DM Tipe II yang terjadi karena penurunan sirkulasi perifer yang sangat dipengaruhi oleh tingginya kadar glukosa darah dan berhubungan erat dengan penyakit arteri perifer. Maka dari itu perlu dilakukan perawatan luka diabetik dan kepatuhan terhadap diet agar terhindar dari komplikasi lain. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien DM Tipe II dengan ulkus diabetikum. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus dimana mengambil dua pasien dengan kasus yang sama. Penelitian menggunakan format asuhan keperawatan medikal bedah meliputi lima proses keperawatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan berupa perawatan luka pada Tn. S selama 3x24 jam pasien masih mengeluh nyeri pada luka dipunggung saat bergerak, luka masih mengeluarkan pus dan area kulit sekitar luka kemerahan dan berbau. Leukosit masih tinggi 15.12 10^3/uL. Setelah dilakukan tindakan keperawatan berupa perawatan luka pada Tn. F selama 2x24 jam pasien masih mengeluh nyeri pada luka dikaki saat bergerak, tidak ada rembesan pus namun kulit area sekitar luka tampak kemerahan kering mengelupas Leukosit sudah menurun 10.35 10^3/uL. Kesimpulan: Hasil studi kasus ini disimpulkan bahwa peran perawat adalah menganjurkan dan mengajarkan diet, monitor gula darah, olahraga, minum obat dan perawatan luka secara mandiri dengan rajin dan rutin kontrol ke pelayanan kesehatan. 2026-01-08T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Gusrina Komara Putri, Indah Apprillianti Waluyo, Tsania Ayu Zaharany https://journal.khj.ac.id/index.php/ijons/article/view/218 Penerapan Pijat Oksitisin Lavender Terhadap Volume ASI pada Ibu Pasca Melahirkan 2025-12-23T10:46:22+07:00 Agustini Liviana Dwi Rahmawati alivianadr@gmail.com Nilam Cahyaning Setyoningrum alivianadr@gmail.com Latar Belakang: Ibu pasca melahirkan sering mengalami hambatan dalam proses menyusui akibat keterlambatan inisiasi menyusu dini, nyeri luka operasi, dan stres psikologis. Kondisi tersebut dapat mengganggu kelancaran pengeluaran ASI dan menurunkan kepercayaan diri ibu dalam menyusui. Tujuan: Untuk menggambarkan penerapan pijat oksitosin lavender dalam meningkatkan volume ASI pada ibu pasca melahirkan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif analitik pada tiga ibu post partum dengan masalah menyusui tidak efektif yang dirawat di ruang Delima Rumah Sehat Untuk Jakarta RSUD Pasar Rebo. Intervensi pijat oksitosin menggunakan minyak lavender dilakukan selama 15–20 menit per hari selama tiga hari berturut-turut. Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan terdapat penambahan jumlah ASI yang lebih besar setelah 3 hari diberikan intervensi. Ibu S mengalami peningkatan dari 10 ml menjadi 80 ml, Ibu F dari 15 ml menjadi 95 ml, dan Ibu P dari 40 ml menjadi 105 ml setelah intervensi. Intervensi pijat oksitosin dilakukan dapat meningkatkan pelepasan hormon prolaktin dan dikombinasikan dengan minyak lavender yang dapat memberikan rileksasi pada ibu postpartum sehingga melancarkan produksi ASI. Kesimpulan: Penerapan pijat oksitosin lavender dapat meningkatkan volume ASI dengan memberikan kenyamanan fisik-psikologis ibu pasca melahirkan 2026-01-08T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 Agustini Liviana Dwi Rahmawati, Nilam Cahyaning Setyoningrum