HUBUNGAN SENAM IRAMA DAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK KARTINI KABUPATEN GORONTALO
Kata Kunci:
Anak prasekolah, Motorik Kasar, Senam IramaAbstrak
Senam irama merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang menyenangkan dan efektif untuk menstimulasi perkembangan motorik kasar anak usia prasekolah. Motorik kasar yang berkembang dengan baik sangat penting bagi anak dalam mendukung aktivitas fisik, koordinasi gerak, dan kesiapan mengikuti pembelajaran selanjutnya. Hasil studi pendahuluan di TK Kartini Kabupaten Gorontalo menunjukkan masih terdapat anak yang mengalami kesulitan dalam melakukan gerakan dasar seperti melompat, menjaga keseimbangan, dan mengikuti gerakan senam dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan anak dalam senam irama dengan kemampuan motorik kasar anak usia prasekolah di TK Kartini Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dan analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia prasekolah di TK Kartini Kabupaten Gorontalo dengan teknik total sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 67 anak. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi terstruktur dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang kuat dan signifikan antara senam irama dan kemampuan motorik kasar anak (p-value = 0,000; r = 0,672). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi keterlibatan anak dalam senam irama, semakin baik kemampuan motorik kasarnya. Diharapkan kegiatan senam irama dapat diterapkan secara rutin dan terstruktur sebagai bagian dari program pembelajaran di pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan motorik kasar anak secara optimal.Referensi
Burhaein, E. (2017). Aktivitas senam irama terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 2(2), 45–52.
Dewi, N. P., & Santoso, H. (2019). Pengaruh senam irama terhadap keterampilan motorik kasar anak usia 5–6 tahun. Jurnal Ilmiah PAUD, 4(2), 58–66.
Fadiyah, F. N. (2023). Pengaruh senam irama terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(2), 112–119.
Hasibuan, T., & Fauzi. (2020). Pengaruh senam irama terhadap kecerdasan kinestetik anak kelompok B. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 75–84.
Hendrawijaya, A. T. (2018). Stimulasi perkembangan motorik kasar pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 7(1), 34–42.
Husnah, A. (2021). Pengaruh senam irama terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 45–52.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Profil kesehatan Indonesia tahun 2018. Kemenkes RI.
Lestari, T., & Mundriyastutik, S. (2023). Faktor yang mempengaruhi peningkatan motorik kasar anak usia dini melalui senam irama. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 101–110.
Maghfiroh, S. (2020). Senam irama sebagai stimulasi perkembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Jasmani, 5(2), 66–73.
Mega Puteri, M. D., Agusniatih, A., & Fitriana, F. (2025). Pengaruh senam irama dalam mengembangkan motorik kasar anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 167–178.
Musi, M. A. (2021). Pengaruh senam irama terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 5–6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 45–53.
Prayogo, B. H. (2018). Pengaruh senam irama terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 4–5 tahun di TK Muslimat NU Gesang Kabupaten Lumajang. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 108–116.
Puspitasari, E., & Dewi, S. (2022). Pengaruh senam irama terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 4–5 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 112–119.
Putri, R. S. (2019). Aktivitas senam irama dan kepatuhan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 112–119.
Ramadhani, R. (2018). Senam irama dan pengaruhnya terhadap perkembangan fisik anak usia dini. Jurnal Pendidikan Jasmani, 4(1), 23–30.
Sari, R. A., & Hidayat, R. (2018). Aktivitas fisik dan perkembangan motorik kasar anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 35–42.
Saputri, G. R. (2017). Frekuensi latihan senam irama dan perkembangan motorik kasar anak usia 5–6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 76–87.
Sopiyati, S. (2021). Masalah keseimbangan dan kekuatan motorik kasar pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 44–52.
Statistik Indonesia. (2021). Profil anak usia dini di Indonesia. Badan Pusat Statistik.
Sutini, A. (2018). Peran motorik kasar dalam perkembangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 15–23.
Tarigan, R. (2022). Hambatan perkembangan motorik kasar pada anak usia prasekolah. Jurnal Keperawatan Anak, 4(1), 50–57.
World Health Organization. (2018). Nurturing care for early childhood development. WHO.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Akifa Syahrir, Suwarly Mobiliu, Rista Apriana, Kartin Buheli, Nur Azizah Lanjahi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











khj.ac.id
(021) 27801509
politeknikkaryahusada